Sasaran: Kelas XII | Durasi: 6–12 menit
Pemantik: pengamatan korosi pada paku di air laut vs air tawar, pengaruh oksigen, elektrolit, dan pH.
- Mendeskripsikan mekanisme korosi (reaksi oksidasi-reduksi pada logam).
- Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempercepat korosi: kelembapan, elektrolit (garam), perbedaan potensial, dan oksigen.
- Menyebutkan metode pencegahan: pelapisan, anoda korban, inhibitor korosi, proteksi katodik.
- Mengevaluasi hasil uji korosi sederhana dan mengaitkannya dengan praktik keselamatan & lingkungan.
Ringkasan inti materi
- Korosi adalah proses kimia/elektrokimia yang menyebabkan pengikisan logam (mis. besi → Fe²⁺ → Fe₂O₃·nH₂O).
- Proses korosi melibatkan reaksi oksidasi pada anoda (logam → ion) dan reduksi pada katoda (mis. O₂ + H₂O + e⁻ → OH⁻).
- Faktor mempercepat: adanya elektrolit (garam), perbedaan potensial antar situs pada permukaan, suhu, dan pH.
- Pencegahan: pengecatan, galvanisasi, anoda korbankan (sacrificial anode), inhibitor, pengontrol lingkungan.
Materi lengkap (PDF)
Sumber materi di-drive (preview & unduh tersedia). :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Simulasi konseptual: Pilih kondisi, lalu tekan "Uji"
Simulasi sederhana menunjukkan kecepatan korosi relatif berdasarkan kondisi lingkungan.
Pilih jawaban → label berubah warna → tekan Cek untuk umpan balik → Rekap Skor.
Tuliskan 2–3 kalimat: Bagaimana kamu akan menerapkan satu metode pencegahan korosi di lingkungan sekolah atau rumah? Tuliskan tindakan, manfaat, dan tantangannya.
Kata kunci: korosi, karat, proteksi katodik, anoda korban, pencegahan korosi, Kelas XII
Deskripsi: Media interaktif: video pemantik, materi PDF (embed + unduh), simulasi uji korosi, 10 soal interaktif dengan umpan balik visual, refleksi bermakna untuk siswa SMA.
0 Komentar