Sasaran: Kelas XII | Durasi: 6–12 menit
Pemantik: pengukuran potensial sel, nyala lampu kecil / voltmeter, dan perubahan massa elektroda — ajak siswa bertanya: apa sumber energi listrik di sel?
- Menjelaskan prinsip kerja sel elektrokimia (galvani/volta) dan perbedaan sel spontan vs non-spontan.
- Menggunakan notasi sel, menentukan anoda & katoda, serta menulis reaksi setara pada elektroda.
- Menghitung EMF sel standar (E°cell) dari E° reduksi tabel dan menerapkan persamaan Nernst sederhana.
- Mengaitkan arus listrik, perubahan massa elektroda, dan aplikasi praktis (baterai, korosi, elektrolisis terbalik).
Ringkasan materi inti (kandidat slide PDF)
- Definisi sel elektrokimia: konversi energi kimia ↔ energi listrik melalui reaksi redoks terpisah di dua elektroda.
- Notasi sel: Anoda | larutan anoda || larutan katoda | Katoda (contoh: Zn | Zn²⁺ (1 M) || Cu²⁺ (1 M) | Cu).
- E°cell = E°katoda − E°anoda; standar pada 1 M, 25°C, pH sesuai (jika H⁺ terlibat).
- Persamaan Nernst (sederhana): E = E° − (0.0592/n) log Q (pada 25°C) untuk menghitung E pada kondisi non-standar.
- Hubungan antara muatan, arus, waktu, dan perubahan massa elektroda (Hukum Faraday sederhana).
Materi lengkap (PDF) — preview & unduh:
Simulasi sederhana: pilih dua elektroda → hitung E°cell
Pilih pasangan elektroda (standar 1 M). Sistem akan menentukan anoda/katoda secara otomatis berdasar E° reduksi.
Pilih jawaban → warna berubah → tekan Cek untuk feedback → tekan Rekap Skor.
Tulis 2–3 kalimat: Bagaimana pemahaman tentang sel elektrokimia mengubah cara kamu melihat baterai, korosi, atau proses elektrolisis di kehidupan sehari-hari?
Kata kunci: sel elektrokimia, E°cell, Nernst, Hukum Faraday, notasi sel, sel galvanik
Deskripsi: Media interaktif untuk Kelas XII: video demonstrasi, PDF materi (embed + unduh), simulasi perhitungan E° sel, 10 soal interaktif, dan refleksi — dirancang agar bermakna dan menyenangkan.
0 Komentar