Sasaran: Kelas XII | Durasi: 8–12 menit
Pemantik: pengamatan titik didih & titik beku larutan—bandingkan larutan gula vs pelarut murni.
- Menjelaskan konsep sifat koligatif (penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, osmosis).
- Menghitung perubahan titik didih/titk beku & tekanan osmotik menggunakan rumus koligatif (ΔTb = Kb·m, ΔTf = Kf·m, Π = MRT).
- Mengonversi satuan konsentrasi: molal (m), molar (M), persen massa, ppm, dan memahami hubungannya.
- Mengaplikasikan konsep koligatif pada masalah penentuan massa pelarut atau massa zat terlarut.
Ringkasan isi (intisari materi PDF)
- Definisi sifat koligatif: bergantung pada jumlah partikel terlarut, bukan jenisnya.
- Rumus dasar: ΔTb = Kb · m, ΔTf = Kf · m; m = molalitas (mol zat terlarut / kg pelarut).
- Tekanan osmotik: Π = MRT (M = molaritas, R = konstanta gas, T = suhu K).
- Praktik satuan: konversi antara molaritas, molalitas, persen massa, ppm; contoh penyelesaian soal.
Materi lengkap (PDF)
Simulasi sederhana: hitung ΔTb, ΔTf, atau tekanan osmotik
Masukkan data (mol zat terlarut, massa pelarut/kg, Kb/Kf atau M & T) lalu tekan Hitung.
Contoh: jika mol terlarut = 0.5 mol, massa pelarut = 0.5 kg, Kb = 0.512 °C·kg/mol → m = 1.0 mol/kg → ΔTb = 0.512 °C.
Pilih jawaban → tombol Cek → umpan balik. Pilihan berubah warna saat dipilih.
Tuliskan 2–3 kalimat: Bagaimana sifat koligatif membantu menjelaskan contoh kehidupan sehari-hari (misal: garam pada jalan raya, penambah titik didih pada pembuatan sirup)?
Kata kunci: sifat koligatif, ΔTb, ΔTf, tekanan osmotik, molal, molar, konversi konsentrasi
Deskripsi singkat: Media interaktif untuk Kelas XII: video pemantik, materi PDF (embed + unduh), simulasi perhitungan koligatif & tekanan osmotik, 10 soal interaktif, dan refleksi.
0 Komentar