Sasaran: Kelas XII|Durasi: 8–12 menit
Pemantik menampilkan perbedaan reaktivitas benzena (elektrofili substitusi) dibandingkan alkena (adisi) — observasi dan pertanyaan bimbing.
- Mendeskripsikan struktur benzena (resonansi, ikatan setengah ganda) dan stabilitasnya.
- Menjelaskan mekanisme reaksi substitusi elektrofilik aromatik (SEAr) vs reaksi adisi pada alkena.
- Mengenali sifat-sifat khas benzena: relatif inert, tersubstitusi pada posisi orto/para/meta, dan contoh reaksinya (nitrasi, sulfonasi, halogenasi, alkilasi Friedel-Crafts).
- Menerapkan konsep stabilitas resonansi untuk memprediksi produk mayor pada reaksi substitusi.
Intisari materi
- Struktur benzena: siklik, planar, 6 karbon, delokalisasi ฯ → energi stabil (aromatis).
- Mekanisme SEAr: pembentukan kompleks elektrofili, pembentukan ฯ-kompleks (arenium ion), deprotonasi mengembalikan aromatisitas.
- Contoh reaksi: nitrasi (HNO₃/H₂SO₄), brominasi (Br₂/FeBr₃), sulfonasi (SO₃/H₂SO₄), alkilasi Friedel-Crafts (RCl/AlCl₃).
- Pengaruh gugus substituen: aktivas/defektas, pengarah orto/para atau meta.
Materi lengkap (PDF)
Simulasi: Pilih kondisi, prediksi jenis reaksi (substitusi / adisi) dan posisi substitusi
Tujuan: latih intuisi mekanistik — apakah benzena atau cincin aromatik lain akan mengalami substitusi elektrofilik atau adisi.
Pilih jawaban; pilihan yang dipilih akan berwarna. Tekan Cek untuk umpan balik, lalu Rekap Skor.
Tuliskan 2–3 kalimat: Bagaimana pemahaman tentang resonansi dan pengarah substituen membantu kamu memprediksi produk reaksi benzena? Tuliskan contoh singkat.
Kata kunci: benzena, reaksi substitusi elektrofilik, nitrasi, Friedel-Crafts, aromatisitas
Deskripsi: Media interaktif Kelas XII tentang sifat-sifat benzena: video, materi PDF (embed + unduh), simulasi prediksi reaksi, latihan 10 soal interaktif, dan refleksi.
0 Komentar